Minggu, Agustus 03, 2003

sangpengabdi



;M.Rofiqi







kesepian itu bukan warung kopi

sore hari tak berpintu, cuma mengisap

kretek berat dari kedalaman malam



mata nanarnya adalah perlawanan

terus dan selalu, tak membakar

senja seperti berkerudung



kabut. di meja kopinya menepi

meski bukan untuk menunggu

angin atau daun yang jatuh



sesekali. hanya sesekali

matanya peram menahan

rasa pekat di lekat kopinya

160503









Tidak ada komentar: