Sabtu, Agustus 11, 2012

Vigiliae

ingatlah akarmu menjalar 
bersama berita yang letih 
dari randu yang perih
kami belalang tua
dan pekak
tulang-tulang kami lepuh 
dan luruh bersama kota
dengan lampu-lampu yang kian kusam
dan orang-orangnya yang kian bebal
seperti perjalanan kami
pada malam yang singkat
suatu malam yang bebal
suatu malam yang meretakkan jantungmu
hingga lantak dan berserak
di samping rusukku.
inginnya tak kau akui, dan tak ingin kaugratifikasi
fakta-fakta di bawah meja
bahwasanya setelah bel besar itu
berdentang dalam aaudes yang tak kami tuliskan
kau tak ingin aku di situ
walau wajahku adalah satu-satunya
yang kaukenali
dalam penat
dalam sungguh
dalam luruh
hingga kami menghilang menjelang pagi

30 Juli 2012