Kenikmatan kekal untuk dirayakan, yang kupetik
dari taman purba adalah kemuning tetesan peluh
Terembes peju tanpa isyarat
Kelangkang yang tak suka bertanya, iman bebal
dan tak peduli. Tak pernah ragu dan selalu percaya
tahan segala cuaca
Kelangkang yang hawanya menghalau segala topan
Dan satu-satunya yang tetap tegak. Melawat saat
saat paling gelap. Dan terus sulurkan tangan
yang menggenggam buah zakar manis
dan bisa kau sajikan bagi seorang kawan
Selembar daun berembun di atas kelangkang
raya. Dan akan terus di sana hingga akhir jaman
Kelangkang kekal untuk dirayakan, yang kupetik
dari taman purba adalah yang kini kita jilati
setetes peju tanpa isyarat
2002