Kamis, Agustus 07, 2003

Kidungku Bagi Rinduku



nafas panjang kucerabut paksa

teramu sesal berbingkai tembang penggelar rasa

awalmula

senyum rembulan yang berkelakar dengan awan itu

malah menanting sembab berlarat-larat

mengapa,

kerinduanku musti terjerat kabut petaka

tlah kupilah-pilah segala

tiap bulir langkah

kini, nanti, esok hari, dan lusa

hingga yakin segala bakal terasa

tapi,

kidungan kelam malam

yang menjerat itu

pertanda

kasmaran kita haru biru

2003

Tidak ada komentar: