perihal kutukan
terkutuklah tiga serangga yang kerap berkata
dalam cer(ita-cerita) min(i) tentang cinta
darah yang membelah tembok berlin semerah
terakota tembok kota-kota negeri bambu
dan korek yang menggeret di tanah pasir
masih menyalak juga dalam wajah merah
jambu
sesunguhnya tiada muara
lebih tinggi dari kegelapan
langit yang kusut diam sendiri
aku ada di sakumu dan kau hadir
meranggasi sungai-sungai darahku
0603
Tidak ada komentar:
Komentar baru tidak diizinkan.