Sabtu, Agustus 02, 2003

percakapan embun

di lidah daun
atau di rimbun
rumputan

titik-titik embun
membiru berhimpun
teriring hujan yang turun

selarat gerimis
pekat dalam mataku
saat kugangsir kubur

di kaki nenekku
kutanam cicit yang baru
mati oleh rasa ibunya

tangan-tangan besi
langit yang pasi
perihku tak terbagi

betapa embun lupa
memberi setetes sejuk
lewat kerlingnya

052003

Tidak ada komentar: