Sabtu, Agustus 02, 2003

aku ular rawa



; hyangsitianabrang



seperti anjing meranggas di atas rawa

lahir dari batu dan lumpur – sumbat perahu

dua tiang besar menyangkal dari haluan

menggantungku pada angin buritan



palguna, kelingking putus

dilarang memanah di tanah

merah, saat gerimis ngangkang

langit tirus dan bulan rembang

menggiring ribuan gema

gurun turun menegur

daun-daun



ular gerit

mengetuk pintu langit

tariannya khusyuk berkabut

pohon pengetahuan majal

menunggu maut dajjal

tanpa isyarat



langit muntah

mengaji dinding batu

aku melacur telanjang kaki

kujilati tapak terompah tua

pinjaman tanah merah

berkumur riwayat

tanda tanya



bila fajar datang

atas nama nabi-nabi dalam tubuhku

kerasukan iman berbusa demi bisa

lantakkan bisaku, bakar aku

110503

Tidak ada komentar: