kadish
doa kematian batu ratapan
Aku menangis
demi kematianmu yang sia-sia dan tak henti-henti
darah itu menggenangi lengan-lengan para rahib
yang haramkan taring dan lendir, marus dan susu
busuk, penuh senyum dan santun
menjamah kepalaku yang basah
Sebab kematianmu yang muda dan manis
bukan oleh tanganku. Aku menyesal
sungguh
2002
Tidak ada komentar:
Komentar baru tidak diizinkan.