Sabtu, Agustus 02, 2003

kadish





doa kematian batu ratapan





Aku menangis

demi kematianmu yang sia-sia dan tak henti-henti

darah itu menggenangi lengan-lengan para rahib

yang haramkan taring dan lendir, marus dan susu

busuk, penuh senyum dan santun



menjamah kepalaku yang basah

Sebab kematianmu yang muda dan manis

bukan oleh tanganku. Aku menyesal

sungguh

2002

Tidak ada komentar: