Testimoni 4 yang tertunda
Untuk lowell dan freedom
Tangan-tangan hantu menggiring langkahku
mencekam lenganku dalam istirah di bibir pantai
Sebuah rumah kayu yang gemetar menunggu angin
laut mengantarkan cuaca yang pekat
Angin juga memancangkan tungkaimu
dalam beku di ujung tikungan laknat kota. Kunang-kunang
merayakan malam lelap yang menelan lolongan mautmu
ketika isteri berlari dan anak-anak menudingmu
serupa boneka salju
Mungkin kau dengar
nada sela antara matahari yang kulup dan surup
bulan bersamadi dan angin dirasuk koma. Ujung telunjukku
yang telah menjentikmu pada tikungan kesekian, akan petikkan
tungkai-tungkai. Kupancangkan sebagai tiang, kugelar racun
tembakau dan alamat, nama-nama yang telah kausebutkan
dan tertunda
Aku berbohong
kalau tak kukatakan bahwa tengah ada pesta untuk kematianmu
mesin-mesin berderak, meski semuanya lindap dalam gudang-gudang
tua, merajang tembakau dan memilinnya dengan amonia. Hanya kamar
hukuman yang menyala, memancung kepala dan merajam tubuhmu
yang lepuh oleh rahasia perjanjianmu dengan maut. Lepaslah
aku menunggang waktu, menjaring petaka atas nama
dan alamatnya
2003
Tidak ada komentar:
Komentar baru tidak diizinkan.