kau datang lagi
mukamu bulan dan srigala
muakku sumbat serapahmu
masih menagih valium biru
aku bilang juga
habis barang, tinggal jenis baru
kau julurkan lidah berleleran
kujawab beberapa butiran
kautenggak habis de-de-te
kautentang iblis perlente
kau menggelenyar
saat acungkan tangan
aku mendengar
maut nembus jidatku
gelap
1999-2003
Tidak ada komentar:
Komentar baru tidak diizinkan.