gaudium in symposium
tak ada lagi kecoa
selepas kopi dan gula
gelas makin tumpas
kusam dan kelam
malam kehilangan cuaca
bulan kehabisan darah
kenali adik sendiri
ibu selipkan ular di pinggang
bapak sumbatkan zakar di anus
bayangan asing dalam cermin
belati mengantar tidur dua pintu
mengerat waktu pecahan gelas bisu
jalan ngilir sendiri telan senyummu
selarat hujan menari di ujung daun
tak juga ada cicak
kopi tandas dari gelas
kau tak datang, setan
aku diancuk jaran. jarak
1999
Tidak ada komentar:
Komentar baru tidak diizinkan.