Kamis, Agustus 21, 2003

kopi lama sendiri

gaudium in symposium

tak ada lagi kecoa
selepas kopi dan gula
gelas makin tumpas
kusam dan kelam

malam kehilangan cuaca
bulan kehabisan darah
kenali adik sendiri
ibu selipkan ular di pinggang
bapak sumbatkan zakar di anus
bayangan asing dalam cermin

belati mengantar tidur dua pintu
mengerat waktu pecahan gelas bisu
jalan ngilir sendiri telan senyummu
selarat hujan menari di ujung daun

tak juga ada cicak
kopi tandas dari gelas
kau tak datang, setan
aku diancuk jaran. jarak

1999

Tidak ada komentar: