: Bapak
Sial, kau pergi akhirnya
selagi belum kubayar satu-satu
uang makan, jalan, dan sekolah
ganti rugi keluarga perempuan
yang kutabrak mati tempo hari
namamu yang terbakar
waktu kutiduri anak perawan
orang, sekalipun dia yang mau
malah kautolak undangan istrimu
untukku, waktu kau rebah di rumah
sakit. aku tahu merahnya kerinduan
tapi kalau kudatangi waktu sialmu
mungkin tak jadi melayang hitam
sial, kau memang sial
sekarang kucuci zakarmu
Tidak ada komentar:
Komentar baru tidak diizinkan.