ada sedikit percakapan belalangtua dengan setetes embun. beri ia kata yang ngeh buat mengembangkan diri. parang, golok, jokopenthil (li), dwig, indigo, trew, tattva, dulimohr, adhi, heru, pakar, nanang, ts(eliot)p, idenk (kendi), dinesea, dhjt, dukun, ribut; tolong komennya....
June mungkin ini gayanya nge-Haiku...
percakapan embun
di lidah daun
atau di rimbun
rumputan
titik-titik embun
membiru berhimpun
teriring hujan yang turun
selarat gerimis
pekat dalam mataku
saat kugangsir kubur
di kaki nenekku
kutanam cicit yang baru
mati oleh rasa ibunya
tangan-tangan besi
langit yang pasi
perihku tak terbagi
betapa embun lupa
memberi setetes sejuk
lewat kerlingnya
052003
sedang ini dari dinesea
percakapan embun
di lidah daun atau di rimbun rumputan
titik-titik embun membiru berhimpunan
selarat gerimis pekat dalam mataku
teriring hujan yang turun menggangsir kuburku
di kaki nenekku kutanam cicit yang baru
mati oleh rasa ibunya cicit membujur kaku
tangan-tangan besi langit yang pasi
perihku tak terbagi menghampiri pasti
betapa embun lupa memberi setetes sejuk
lewat setetes kerlingan bening merajuk
waduh.. maap puisinya jadi acak-acakan, master ...
Belalangtua
trims din,
udah cape2 bikin pantun dari puisi yang aku niatkan jadi model haikujepang yang mendekati bentuk aforisma china ini.
terima-kasih waktunya...
dinesea
sama-sama master
HAIKU-nya berhasil... dari satu titik ngalir turun sampai tiga titik tanpa ngerubah makna dari baitnya.
saya aja yang iseng... abis nyaris rima bersajak dan enak untuk dibuat pantun...
gatel,master...
tattva
gw gak perlu komentar.
isi kosong kosong isi
gw kasih lo kosong belle
maaf kalo komentar gw ngerubah arti dan makna dari puisi lo. sekian.
Belalangtua
hemmmm adakah yg sanggup menggubahmu jadi bhagavatgita, tattva...
tattva
mungkin U.G belle? atau thom yorke? atau krisna sendiri? yang pasti bukan arjuna nanti gw dirubah jadi playboy hahahhaa!
Belalangtua
bukankah khrisna dan arjuna satu sperm dari Visnu.
tattva
anaknya si kunti dari sperm si indra di RA. mungkin itu rama belle, yang menjepit rahwana diantara gunung dengan panahnya.
hehehehe
(ada juga keunggulan gw dari si belle)
Belalangtua
tubuh arjuna disusun dari terakota indra
di bumi kunthi, namun jiwanya disepuh
oleh visnu serupa khrsna hehehehe
rahwana selayaknya begitu....
tattva
tuutt tuuuttt tuuuttt (saluran telp putus)
June
good...good...good...aku sangat suka puisinya. terutama permainan irama katanya. thank's
Parang
syukurlah percakapan embun ini tak terpeleset dengan pencamtuman kata 'ku'.
sebab kata itu....renta maknanya.Tak segar dibuatnya percakapan embun kalau ada kata 'ku' atau 'aku'.
Belalangtua
ada yang kau lupa...mataku dan nenekku
sistia_amba
Haiku, klaim ini terlalu mewah untuk tradisi puisi di Indonesia. Tapi, tak apa, untuk sekadar pembelajaran. Senang juga rasanya.
Belalangtua
mungkin nanti ada klaim terlalu mewah juga untuk aforisma china, macapat ronggowarsito, surealismenya rimbaud, baudelaire, apollinaire, fanatsismenya borges di endonesia (karena lidah kita sulit bilang indonesia). tapi, boleh juga buat diperhatikan petuahnya. btw apa itu HAIKU?
novel
setahu gw,haiku itu cuma terdiri dari 3 baris
baris pertama 5 suku kata
baris kedua 7 suku kata
baris ketiga 5 suku kata
asli dari jepang,dan biasanya bertutur tentang keindahan alam semesta
itu aza seh yang gw tau,coba aza ke perpus UI FIB ,disana haiku jepangnya lumayan bagus,apalagi sastra dari korea,u harus coba baca,pasti terkesan,ok thx...
percakapan embun
di lidah daun
atau di rimbun
rumputan
titik-titik embun
membiru berhimpun
teriring hujan yang turun
selarat gerimis
pekat dalam mataku
saat kugangsir kubur
di kaki nenekku
kutanam cicit yang baru
mati oleh rasa ibunya
tangan-tangan besi
langit yang pasi
perihku tak terbagi
betapa embun lupa
memberi setetes sejuk
lewat kerlingnya
kayanya kalo untuk dikatakan ini haiku,kurang tepat banget ya,sorry bukannya so tau,tapi menurut pengalaman gw selama membaca buku dari berbagai penjuru bumi,setiap kali menemukan haiku,itu bentuknya selalu baku,ta dapat diubah.dan sangat simple,namun memberikan kesan yang alami,mudah diingat.
ini salah satu contoh yang pernah gw baca:
Like red silk satin
cut leaves fall in late August
from colorful trees
semoga membantu lo membuat haiku yang sesuai dengan tatanan yang ada
ok
Belalangtua
makasih sarannya....
membelah tubuh
jadi serangga
bukannya sukma
makanya hanya bergaya sebab semangatnya saja yang terbetik dan itu tak hanya pada haiku namun juga pada aforisma dan puisi china klasik
UREH
Gaya Haiku ya? Hmmm ...
kalo masalah nyamannya untuk dibaca, ini bener-bener asik. tapi ... kalo memang ada aturan tentang rima, agaknya kurang enak dibagian-bagian belakang, jadi agak nggak berirama dan agak nggak renyah (emang cemilan?). ataukah memang itu aturannya?
mungkin gitu aja ya tante?
sebenarnya aku suka gaya seperti ini. pendek-pendek, enak dinikmatin, nggak terlalu berat untuk baca tulisan yang banyak, tapi harus diulang-ulang untuk menemukan arti sesungguhnya, letak keindahannya, dan juga letak kekurangannya (kalo mau dikomentarin).
Salam hangat,
UREH
(yang lagi mau serius nanggepi tapi masih nggak punya banyak referensi. maaf )
Belalangtua
naaa itu yang penting kekurangan dan keindahannya. ayo, dibahas aja. oya, maksud novel itu mungkin bukan konsistensi dalam satu bait itu mengandung 3, 5, 7 kata perbarisnya, melainkan 5, 7, 5 suku kata. Tapi ada kok haiku yang gak mengikuti pola itu, bisa 7, 5, 7 dan bisa pola lainnya.
novel
kalo pola haiku lain dari haiku,ya...namanya bukan haiku mas,ya puisi biasa.jadi kalo tulisan Anda mau dikatakan haiku ya harus ikut apa kata aturan haiku
only tree lines
bukan beberapa bait
semoga para bapa2 yang ingin berhaiku ria dan orang yang mengerti banyak haiku tidak mentertawakan karya Anda yang Anda klaim sebagai haiku
kecuali kalo Anda mau membuat haiku gaya indonesia,mungkin ganti nama,sebab it's original from japan,not indonesia.
oke semoga sukses n sangat membantu Anda dalam berkarya
Belalangtua
sekali lagi kayanya perlu diluruskan bahwa puisi percakapan embun hanya mengambil semangat dari HAIKU, jadi bukan haiku itu sendiri. mengenai konsistensi bentuk HAIKU; sekali lagi bukan pada formalisme 5, 7, 5 suku kata seperti yg sdr/i Novel sampaikan. lebih jelasnya mari kita simak ulasan sederhana berikut:
dalam tradisi seni jepang dikenal istilah syibumi, wujud keindahan yg menyimpan amanat alam, yakni kesejatian sifat alam itu sendiri.
dalam segala seni, dan malahan barangkali boleh dikatakan dalam kehidupan sehari-hari di jepang, orang berusaha menjelmakan syibumi. syibumimenjadi citra keindahan di jepang.
para penyair jepang pun berusaha menjelmakan syibumi. begitupun ketika seorang penyair jepang membentuk HAIKU, maka syibumicoba dihadirkan di sana.
haiku, bentuk puisi paling pendek dalam sastra jepang, lahir dan berkembang pada masa antara abad-abad ke-16 dan ke-17, merupakan kelanjutan dari perkembangan bentuk-bentuk puisi sebelumnya. Dalam Manyoshu, antologi puisi tertua di jepang yang menghimpun sejumlah sajak dari masa-masa sebelum abad kedelapan, didapati 324 naga-uta(sajak panjang) dan 400 tanka(sajak pendek). naga-uta, ada yg mencapai 150 baris, tidak timbul lagi setelah abad kedelapan. tanka, dari bentuk yg meliputi lima baris (baris pertama dan ketiga masing-masing terdiri atas lima suku kata), antara abad keenambelas dan delapanbelas, tumbuh menjadi haiku, keseluruhannya hanya 17 suku kata dan tersusun dalam tiga baris dan tidak bersajak. namun ada kalanya forma 17 suku kata itu lepas, seperti karya Matsuo Basho (1644-1694) berikut ini:
Kara-eda ni
Karasu-no tomari-keri
Aki-no-kure
(di ranting kering
gagak menapak
senja limbur musim gugur)
jika diperhatikan, maka haiku di atas terdiri dari 5, 9, 5 suku kata; total 19 suku kata.
haiku lain, masih karya Matsuo Basho:
Furuike ya
Kawazu tobikomu
Mizu no oto
(di kolam tua
katak terjun - suara
plungnya berbantun)
haiku ini nyata terdiri dari 5, 7, 5 suku kata, totalnya 17 suku kata. yang pasti keduanya terdiri dari 3 baris saja dan masih menjadi puisi paling pendek di jepang.
syibuminya itu yang menarik bagi saya untuk mengasah model ini. bentuk percakapan embundari mula memang tidak disarankan sebagai polaritas bentuk dari haikuanda dan tokoh sastra indonesia lainnya boleh tertawa saya pun ikut tertawa.
daya kesan citraan syibumi yang coba disarankan oleh haiku pun bisa anda temui dalam bentuk-bentuk komik jepang, dimana satu ruang bisa mengisi beberapa panel, kengungunan itu memang sedang kita usahakan lewat seni dan keseharian
ulasan di atas merupakan kutipan saya dari sebuah bacaan semoga anda bisa menemukan bahan wacan(jgn dirancukan dengan istilah wacana dlm bhs ina) saya itu
UREH
aku menyaksikannya
Belalangtua
aku bugil bulat
dengan menyimak percakapan di atas kita bisa belajar banyak, tentang proses belajar sastra, dan karakter orang-orangnya. ini terjadi ketika forum diskusi www.cybersastra.net masih kondusif sebagai ruang pembelajaran
Tidak ada komentar:
Posting Komentar