Rabu, Oktober 29, 2003

percakapan dengan embun

ada sedikit percakapan belalangtua dengan setetes embun. beri ia kata yang ngeh buat mengembangkan diri. parang, golok, jokopenthil (li), dwig, indigo, trew, tattva, dulimohr, adhi, heru, pakar, nanang, ts(eliot)p, idenk (kendi), dinesea, dhjt, dukun, ribut; tolong komennya....

June mungkin ini gayanya nge-Haiku...



percakapan embun


di lidah daun
atau di rimbun
rumputan

titik-titik embun
membiru berhimpun
teriring hujan yang turun

selarat gerimis
pekat dalam mataku
saat kugangsir kubur

di kaki nenekku
kutanam cicit yang baru
mati oleh rasa ibunya

tangan-tangan besi
langit yang pasi
perihku tak terbagi

betapa embun lupa
memberi setetes sejuk
lewat kerlingnya

052003





sedang ini dari dinesea



percakapan embun




di lidah daun atau di rimbun rumputan

titik-titik embun membiru berhimpunan



selarat gerimis pekat dalam mataku

teriring hujan yang turun menggangsir kuburku



di kaki nenekku kutanam cicit yang baru

mati oleh rasa ibunya cicit membujur kaku



tangan-tangan besi langit yang pasi

perihku tak terbagi menghampiri pasti



betapa embun lupa memberi setetes sejuk

lewat setetes kerlingan bening merajuk



waduh.. maap puisinya jadi acak-acakan, master ...



Belalangtua



trims din,

udah cape2 bikin pantun dari puisi yang aku niatkan jadi model haikujepang yang mendekati bentuk aforisma china ini.

terima-kasih waktunya...





dinesea

sama-sama master

HAIKU-nya berhasil... dari satu titik ngalir turun sampai tiga titik tanpa ngerubah makna dari baitnya.

saya aja yang iseng... abis nyaris rima bersajak dan enak untuk dibuat pantun...

gatel,master...





tattva



gw gak perlu komentar.

isi kosong kosong isi

gw kasih lo kosong belle















maaf kalo komentar gw ngerubah arti dan makna dari puisi lo. sekian.





Belalangtua

hemmmm adakah yg sanggup menggubahmu jadi bhagavatgita, tattva...



tattva

mungkin U.G belle? atau thom yorke? atau krisna sendiri? yang pasti bukan arjuna nanti gw dirubah jadi playboy hahahhaa!



Belalangtua

bukankah khrisna dan arjuna satu sperm dari Visnu.



tattva

anaknya si kunti dari sperm si indra di RA. mungkin itu rama belle, yang menjepit rahwana diantara gunung dengan panahnya.

hehehehe

(ada juga keunggulan gw dari si belle)



Belalangtua

tubuh arjuna disusun dari terakota indra

di bumi kunthi, namun jiwanya disepuh

oleh visnu serupa khrsna hehehehe

rahwana selayaknya begitu....



tattva

tuutt tuuuttt tuuuttt (saluran telp putus)



June

good...good...good...aku sangat suka puisinya. terutama permainan irama katanya. thank's



Parang

syukurlah percakapan embun ini tak terpeleset dengan pencamtuman kata 'ku'.

sebab kata itu....renta maknanya.Tak segar dibuatnya percakapan embun kalau ada kata 'ku' atau 'aku'.



Belalangtua

ada yang kau lupa...mataku dan nenekku



sistia_amba

Haiku, klaim ini terlalu mewah untuk tradisi puisi di Indonesia. Tapi, tak apa, untuk sekadar pembelajaran. Senang juga rasanya.



Belalangtua

mungkin nanti ada klaim terlalu mewah juga untuk aforisma china, macapat ronggowarsito, surealismenya rimbaud, baudelaire, apollinaire, fanatsismenya borges di endonesia (karena lidah kita sulit bilang indonesia). tapi, boleh juga buat diperhatikan petuahnya. btw apa itu HAIKU?



novel

setahu gw,haiku itu cuma terdiri dari 3 baris

baris pertama 5 suku kata

baris kedua 7 suku kata

baris ketiga 5 suku kata

asli dari jepang,dan biasanya bertutur tentang keindahan alam semesta

itu aza seh yang gw tau,coba aza ke perpus UI FIB ,disana haiku jepangnya lumayan bagus,apalagi sastra dari korea,u harus coba baca,pasti terkesan,ok thx...



percakapan embun



di lidah daun

atau di rimbun

rumputan



titik-titik embun

membiru berhimpun

teriring hujan yang turun



selarat gerimis

pekat dalam mataku

saat kugangsir kubur



di kaki nenekku

kutanam cicit yang baru

mati oleh rasa ibunya



tangan-tangan besi

langit yang pasi

perihku tak terbagi



betapa embun lupa

memberi setetes sejuk

lewat kerlingnya



kayanya kalo untuk dikatakan ini haiku,kurang tepat banget ya,sorry bukannya so tau,tapi menurut pengalaman gw selama membaca buku dari berbagai penjuru bumi,setiap kali menemukan haiku,itu bentuknya selalu baku,ta dapat diubah.dan sangat simple,namun memberikan kesan yang alami,mudah diingat.

ini salah satu contoh yang pernah gw baca:

Like red silk satin

cut leaves fall in late August

from colorful trees

semoga membantu lo membuat haiku yang sesuai dengan tatanan yang ada

ok



Belalangtua



makasih sarannya....

membelah tubuh

jadi serangga

bukannya sukma

makanya hanya bergaya sebab semangatnya saja yang terbetik dan itu tak hanya pada haiku namun juga pada aforisma dan puisi china klasik



UREH

Gaya Haiku ya? Hmmm ...

kalo masalah nyamannya untuk dibaca, ini bener-bener asik. tapi ... kalo memang ada aturan tentang rima, agaknya kurang enak dibagian-bagian belakang, jadi agak nggak berirama dan agak nggak renyah (emang cemilan?). ataukah memang itu aturannya?



mungkin gitu aja ya tante?



sebenarnya aku suka gaya seperti ini. pendek-pendek, enak dinikmatin, nggak terlalu berat untuk baca tulisan yang banyak, tapi harus diulang-ulang untuk menemukan arti sesungguhnya, letak keindahannya, dan juga letak kekurangannya (kalo mau dikomentarin).





Salam hangat,



UREH

(yang lagi mau serius nanggepi tapi masih nggak punya banyak referensi. maaf )



Belalangtua



naaa itu yang penting kekurangan dan keindahannya. ayo, dibahas aja. oya, maksud novel itu mungkin bukan konsistensi dalam satu bait itu mengandung 3, 5, 7 kata perbarisnya, melainkan 5, 7, 5 suku kata. Tapi ada kok haiku yang gak mengikuti pola itu, bisa 7, 5, 7 dan bisa pola lainnya.



novel

kalo pola haiku lain dari haiku,ya...namanya bukan haiku mas,ya puisi biasa.jadi kalo tulisan Anda mau dikatakan haiku ya harus ikut apa kata aturan haiku

only tree lines

bukan beberapa bait

semoga para bapa2 yang ingin berhaiku ria dan orang yang mengerti banyak haiku tidak mentertawakan karya Anda yang Anda klaim sebagai haiku

kecuali kalo Anda mau membuat haiku gaya indonesia,mungkin ganti nama,sebab it's original from japan,not indonesia.

oke semoga sukses n sangat membantu Anda dalam berkarya



Belalangtua

sekali lagi kayanya perlu diluruskan bahwa puisi percakapan embun hanya mengambil semangat dari HAIKU, jadi bukan haiku itu sendiri. mengenai konsistensi bentuk HAIKU; sekali lagi bukan pada formalisme 5, 7, 5 suku kata seperti yg sdr/i Novel sampaikan. lebih jelasnya mari kita simak ulasan sederhana berikut:

dalam tradisi seni jepang dikenal istilah syibumi, wujud keindahan yg menyimpan amanat alam, yakni kesejatian sifat alam itu sendiri.

dalam segala seni, dan malahan barangkali boleh dikatakan dalam kehidupan sehari-hari di jepang, orang berusaha menjelmakan syibumi. syibumimenjadi citra keindahan di jepang.

para penyair jepang pun berusaha menjelmakan syibumi. begitupun ketika seorang penyair jepang membentuk HAIKU, maka syibumicoba dihadirkan di sana.

haiku, bentuk puisi paling pendek dalam sastra jepang, lahir dan berkembang pada masa antara abad-abad ke-16 dan ke-17, merupakan kelanjutan dari perkembangan bentuk-bentuk puisi sebelumnya. Dalam Manyoshu, antologi puisi tertua di jepang yang menghimpun sejumlah sajak dari masa-masa sebelum abad kedelapan, didapati 324 naga-uta(sajak panjang) dan 400 tanka(sajak pendek). naga-uta, ada yg mencapai 150 baris, tidak timbul lagi setelah abad kedelapan. tanka, dari bentuk yg meliputi lima baris (baris pertama dan ketiga masing-masing terdiri atas lima suku kata), antara abad keenambelas dan delapanbelas, tumbuh menjadi haiku, keseluruhannya hanya 17 suku kata dan tersusun dalam tiga baris dan tidak bersajak. namun ada kalanya forma 17 suku kata itu lepas, seperti karya Matsuo Basho (1644-1694) berikut ini:



Kara-eda ni

Karasu-no tomari-keri

Aki-no-kure

(di ranting kering

gagak menapak

senja limbur musim gugur)



jika diperhatikan, maka haiku di atas terdiri dari 5, 9, 5 suku kata; total 19 suku kata.



haiku lain, masih karya Matsuo Basho:

Furuike ya

Kawazu tobikomu

Mizu no oto

(di kolam tua

katak terjun - suara

plungnya berbantun)



haiku ini nyata terdiri dari 5, 7, 5 suku kata, totalnya 17 suku kata. yang pasti keduanya terdiri dari 3 baris saja dan masih menjadi puisi paling pendek di jepang.



syibuminya itu yang menarik bagi saya untuk mengasah model ini. bentuk percakapan embundari mula memang tidak disarankan sebagai polaritas bentuk dari haikuanda dan tokoh sastra indonesia lainnya boleh tertawa saya pun ikut tertawa.

daya kesan citraan syibumi yang coba disarankan oleh haiku pun bisa anda temui dalam bentuk-bentuk komik jepang, dimana satu ruang bisa mengisi beberapa panel, kengungunan itu memang sedang kita usahakan lewat seni dan keseharian



ulasan di atas merupakan kutipan saya dari sebuah bacaan semoga anda bisa menemukan bahan wacan(jgn dirancukan dengan istilah wacana dlm bhs ina) saya itu



UREH

aku menyaksikannya



Belalangtua

aku bugil bulat



dengan menyimak percakapan di atas kita bisa belajar banyak, tentang proses belajar sastra, dan karakter orang-orangnya. ini terjadi ketika forum diskusi www.cybersastra.net masih kondusif sebagai ruang pembelajaran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar