Selasa, Agustus 23, 2011

Frankrijk


                                             Puisi Sitok Srengenge


Seperti kelelawar,
pengelana malam yang kaukenal lewat gambar,
atau pangeran hantu
dari ruang gelap istana Nosferatu
yang merenggut perawan
ke dalam kabut dan lolong anjing siluman,
aku temu rawa gambut
dalam kesepianmu yang akut


Kulihat gairah ngendon dalam urat darah di lehermu
ibarat buah pohon yang tumbuh lebih dulu dari waktu


Maka kubur niatan
mencatur keabadian,
sebentar lagi lonceng berdentang
dari puncak menara Anne Frank,
erang sirine mengiris malam hari:
seseorang habis membunuh diri


Anjing bersetubuh dengan hawa dingin,
kau dan aku saling luruh seluruh ruh ke dalam ingin


Hingga seseorang
berambut panjang,
yang pernah bertandang ke mimpimu,
membuka jendela itu


Api di pediangan telah padam, arang remuk
menjadi serbuk,
kau dan aku
kembali abu


Diterjang angin musim dingin aku terlontar ke samudera
menjelma pulau-pulau khatulistiwa,
kau tertinggal di tempatmu, ditimbuni salju
menggumpal jadi masa lalu


Kelak jika salju mencair dan terjadi gerak pada kincir,
kau terbawa air,
sekali waktu
akan sampai padaku


Barangkali sempat berdekapan, lalu berlepasan
entah sampai kapan


Barangkali seperti mimpi
Seperti mimpi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar