tapi aku terlanjur lebur dengan kesunyaan yang makin menggasangku
dengan segala kenikmatan buta. dan telah kukatakan padamu, angin,
laut dan badai; aku cuma lelaki buta dan mabuk. dirasuk kematian-
kematian tanpa pesan, sedang tempat yang selalu kupesan tak pernah
datang.
sepertinya dia lupa pernah meniup nafasku, memesankan tempat untukku.
sudah kubilang aku bosan dengan semua tafsir dan ayat-ayat dari pasar
gelap. aku mau bakar semua kitab berdebu dengan pemantik api di ujung
ruhku.
aku akan menjadikamu sebagai tanda. bahwa kiamat telah lewat dan
kematian itu tak kunjung datang. bangsat, dajjal sudah terlalu pikun,
dan isrofil lupa diri. laknat, seribu laknat untukku. buka kepalaku
tak ada nama dan jiwa kudus di situ.
13/10/03
Tidak ada komentar:
Komentar baru tidak diizinkan.